July 18, 2013

Bayar Hutang atau Sedekah, Mana yang Lebih Dulu?

Banyak yang ingin bersedekah, namun masih memiliki hutang? Bagaimana solusinya?
Jika mengacu pada hukum dasar, membayar hutang itu lebih diprioritaskan karena wajib hukumnya. Bersedekah itu hukumnya sunnah sehingga lebih dahulu membayar hutang dan membayar sedekah.

Namu
n, era sekarang hutang itu bisa terbagi menjadi dua, yakni hutang karena kebutuhan darurat dan hutang karena investasi/cicilan pembelian barang. 



Dalam konteks hutang karena darurat, seperti membutuhkan biaya rumah sakit, terpaksa hutang karena tidak memiliki uang untuk makan, atau sejenisnya, maka hutang di sini wajib didahulukan untuk kepentingan sedekah. 

Dalam kasus hutang kedua, yang untuk investasi, biasanya bisa dibayarkan dalam bentuk cicilan fixed setiap bulannya. Biasanya, hutang seperti ini, adalah cicilan untuk kebutuhan yang sekunder dan tersier, bukan lagi kebutuhan pokok dan darurat. 

Utang dalam bentuk cicilan ini, lebih kepada memindahkan kebutuhan di masa depan kepada masa sekarang, agar lebih murah harganya. Hutang seperti ini berbeda dengan hutang darurat. 

Jika demikian halnya, maka membayar hutang dan bersedekah sama-sama menjadi kebutuhan. Keduanya bisa seiring dan berkedudukan sama. 
Dalam kasus pada hutang yang kedua, bersedekah lebih penting dan perlu dilakukan.

Jika anda ingin menyalurkan sedekah, kami siap menampung dan memanfaatkannya untuk kebaikan. selanjutnya klik di sini 
 
Wallahu a’lam bish-shawab

Ditulis Oleh : Muhammad Nur'alim Hari: 5:43 AM Kategori:

1 comments:

saiful amri said...
This comment has been removed by the author.
 

Nasehat Kesuksesan

Orang yang optimis akan melihat mawar dari bunganya yang indah, sedangkan orang pesimis melihat dari durinya yang sangat tajam lagi menyakitkan sehingga melupakan keindahannya.

Statistik

There was an error in this gadget