November 12, 2012

PAUD Kembangkan Potensi Anak

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mulai banyak dikenal sejak Tahun 2000 yang ditandai dengan dibentuknya Direktorat PAUD. Namun konsep tentang PAUD sebenarnya sudah ada sebelum itu, bahkan sudah dikenal sejak jaman kerajaan yang dikenal dengan istilah sistem cantrik. Pada zaman Belanda dinamakan Europese Lagere School (ELS) dan Froebelschool. Pada zaman penjajahan Jepang beralih ke sistem Nippon, yakni Taman Kanak-kanak (TK) yang dikenal hingga sekarang.

Istilah TK pertama kali dikenalkan oleh Ki Hajar Dewantoro melalui organisasi Taman Siswa ditandai dengan berdirinya Taman Indria di Kotagede, Yogyakarta pada 3 Juli 1922, yang memberikan layanan pendidikan bagi anak usia di bawah tujuh tahun.

Untuk terus dapat mengembangkan lembaga PAUD, pemerintah harus senantiasa melakukan berbagai program bersama masyarakat. PAUD yang dikenal sekarang dimulai sejak anak berusia 0 sampai dengan 6 tahun, walaupun ada sebagian ahli perkembangan anak yang menuturkan bahwa rentang usia anak usia dini 0 sampai dengan 8 tahun.
 
Pada dasarnya PAUD dilaksanakan sebagai persiapan sebelum menempuh pendidikan dasar yang bertujuan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya. Sehingga dalam pelaksanaannya harus mengacu pada kondisi, kebutuhan, dan kepentingan anak.
Hal ini harus benar-benar diperhatikan para orang tua dan pendidik. Bahwa dalam melakukan pengasuhan anak usia dini hendaknya diikuti pemahaman yang mendalam mengenai pola perkembangan anak.
Secara umum, pendidik dapat diartikan sebagai seorang yang mampu membelajarkan, mendidik, dan membimbing peserta didik, yang biasa disebut pendidik dan narasumber teknis.
Sumber: Kaltimpost, Jumat 18 November 2011

Ditulis Oleh : EDUKARIMA CENTER Hari: 11:30 AM Kategori:

0 comments:

 

Nasehat Kesuksesan

Orang yang optimis akan melihat mawar dari bunganya yang indah, sedangkan orang pesimis melihat dari durinya yang sangat tajam lagi menyakitkan sehingga melupakan keindahannya.

Statistik

There was an error in this gadget