January 11, 2009

BEDA 'INGIN' & 'MERASA'

Jika kita ‘ingin’, berdoa saja. Tapi kalau kita sudah ‘merasa’, maka yakin saja. Misalnya, kita ‘ingin kaya’, maka berdoa saja minta kaya. Namun kalau kita sudah ‘merasa kaya’, maka yakin saja kita kaya. ‘Ingin’, berarti belum memiliki. Namun kalau ‘merasa’, berarti sudah memiliki. Nah...masih ‘ingin’ atau masih ‘merasa’, contohnya lagi ketika kita ‘ingin’ dekat dengan Allah maka berarti kita belum dekat sehingga berdoa saja, “dekatkan dengan engkau, ya Allah” tapi kalau kita ‘merasa’ dekat dengan Allah maka kita sudah dekat dengan Allah. Suasana akan sangat berbeda antara ‘ingin’ dengan ‘merasa’. Gunakanlah ‘merasa’ kita, jika kita menginginkan sesuatu maka nanti akan timbul keyakinan kita. Yakinlah kita kalau kita akan dipanggil ke tanah suci, jangan ‘ingin’ dipanggil ke tanah suci. Sekali lagi bahwa Allah sangat tergantung dari prasangka hambaNya. Yakin atau ‘merasa’ tidak harus terjadi sekarang, kita bisa yakin kejadian yang kita inginkan akan terjadi sekian waktu ke depan, yang penting adalah YAKIN !! Perkara mau terjadi kapan, itu terserah kita. ‘Merasa’ kita sudah dipanggil ke tanah suci 2011, ya tidak masalah. Jadi sekali lagi YAKIN ini akan mengarahkan kita untuk mewujudkannya.
Sumber : www.setiyo.wordpress.com

Ditulis Oleh : EDUKARIMA CENTER Hari: 9:41 PM Kategori:

0 comments:

 

Nasehat Kesuksesan

Orang yang optimis akan melihat mawar dari bunganya yang indah, sedangkan orang pesimis melihat dari durinya yang sangat tajam lagi menyakitkan sehingga melupakan keindahannya.

Statistik

There was an error in this gadget